
Semarang bukan sekadar kota pelabuhan dan pusat perdagangan di pesisir utara Jawa. Ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini menyimpan kekayaan rasa yang terbentuk dari pertemuan budaya Jawa, Tionghoa, dan Eropa sejak ratusan tahun lalu. Tak heran jika Semarang kerap disebut sebagai surga kuliner dengan cita rasa khas yang sulit ditemukan di kota lain.
Bagi wisatawan yang berencana berlibur ke Semarang, menjelajah kuliner adalah agenda wajib. Mulai dari jajanan legendaris yang bertahan lintas generasi hingga oleh-oleh khas yang tahan dibawa pulang, semuanya tersedia lengkap. Agar perjalanan kuliner Anda lebih terarah, berikut 10 rekomendasi kuliner legendaris dan pusat oleh-oleh di Semarang yang patut masuk daftar kunjungan.
1. Lumpia Gang Lombok, Ikon Kuliner Pecinan Semarang
Lumpia Gang Lombok dikenal sebagai salah satu pelopor lumpia Semarang. Terletak di kawasan Pecinan, tepatnya di sekitar Kelenteng Tay Kak Sie, tempat ini menawarkan lumpia dengan isian rebung segar, telur, serta udang atau ayam.
Keistimewaannya terletak pada keseimbangan rasa gurih dan manis, dengan kulit lumpia yang tipis dan renyah. Menikmati lumpia di kawasan ini juga memberikan pengalaman budaya yang autentik, karena berada di jantung komunitas Tionghoa Semarang.
2. Lumpia Mbak Lien, Favorit Wisatawan Modern
Masih di kawasan Pecinan, Lumpia Mbak Lien menjadi alternatif populer, terutama di kalangan wisatawan muda. Lumpia ini terkenal dengan aroma rebung yang lebih ringan sehingga lebih ramah di lidah.
Kemasan yang rapi dan higienis membuat Lumpia Mbak Lien cocok dijadikan oleh-oleh perjalanan jauh tanpa khawatir kualitas menurun.
3. Bandeng Juwana Elrina, Oleh-oleh Khas Semarang
Jika berbicara oleh-oleh khas Semarang, Bandeng Juwana Elrina hampir selalu berada di urutan teratas. Berlokasi di Jalan Pandanaran, bandeng presto di sini dimasak hingga durinya lunak dan bumbunya meresap sempurna.
Selain bandeng presto, tersedia pula variasi olahan seperti bandeng asap, bandeng tanpa duri, hingga otak-otak bandeng yang cocok untuk segala usia.
4. Wingko Babat Cap Kereta Api, Cita Rasa Manis Legendaris
Wingko Babat merupakan camilan klasik berbahan dasar kelapa dan tepung ketan. Wingko Babat Cap Kereta Api dikenal dengan teksturnya yang legit serta aroma kelapa bakar yang menggoda.
Kue ini sangat cocok dijadikan teman minum teh atau kopi, sekaligus buah tangan khas Semarang yang tidak lekang oleh waktu.
5. Moaci Gemini, Jajanan Tradisional yang Kembali Populer
Moaci Gemini adalah jajanan tradisional yang kembali naik daun. Berupa mochi kenyal berisi kacang tumbuk manis, kudapan ini dilapisi tepung sangrai yang lembut.
Lokasinya yang tersembunyi di gang kecil justru menambah sensasi petualangan kuliner tersendiri bagi para pencinta jajanan klasik.
6. Tahu Gimbal Pak Eddy, Kuliner Malam Favorit
Tahu gimbal adalah salah satu makanan khas Semarang yang wajib dicoba. Tahu Gimbal Pak Eddy menyajikan perpaduan tahu goreng, bakwan udang, lontong, kol, dan tauge yang disiram saus kacang bercampur petis.
Rasanya gurih, manis, dan sedikit pedas, sangat cocok untuk mengisi perut setelah seharian berkeliling kota.
7. Soto Bangkong, Sarapan Legendaris Warga Lokal
Soto Bangkong telah menjadi langganan warga Semarang sejak puluhan tahun lalu. Kuahnya bening dan segar, dengan suwiran ayam kampung yang lembut.
Biasanya soto ini dinikmati bersama sate kerang atau sate telur puyuh, menjadikannya menu sarapan yang ringan namun mengenyangkan.
8. Babat Gongso Pak Karmin, Ikon Kuliner Malam Semarang
Babat Gongso Pak Karmin adalah destinasi wajib bagi pencinta jeroan. Babat sapi dimasak dengan kecap manis, cabai, dan rempah khas, menghasilkan rasa gurih-manis yang kuat.
Disajikan panas-panas, hidangan ini sangat cocok dinikmati pada malam hari, terutama di kawasan Simpang Lima.
9. Es Cong Lik, Pelepas Dahaga Legendaris
Cuaca Semarang yang cenderung panas membuat Es Cong Lik menjadi pilihan favorit. Minuman ini berisi campuran alpukat, kelapa muda, tape, cincau, dan sirup manis yang menyegarkan.
Kesegarannya menjadikan Es Cong Lik legenda kuliner yang tak pernah sepi pengunjung.
10. Jalan Pandanaran dan Kota Lama, Surga Oleh-oleh dan Kuliner
Menutup perjalanan, Jalan Pandanaran adalah pusat oleh-oleh Semarang yang menawarkan berbagai produk khas dalam satu kawasan. Sementara itu, Kota Lama menghadirkan deretan kafe dan restoran bernuansa bangunan kolonial yang estetik.
Perpaduan kuliner dan suasana historis di Kota Lama menjadikan pengalaman wisata ke Semarang semakin lengkap dan berkesan.
Semarang menawarkan pengalaman wisata kuliner yang kaya akan sejarah dan rasa. Dari jajanan tradisional hingga oleh-oleh ikonik, setiap sudut kota ini menyimpan cerita yang tercermin dalam setiap hidangan. Jika Anda berlibur ke Semarang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner legendaris yang telah menjadi identitas Kota Atlas.
Sumber: netralnews.com
