
Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Desa ini berhasil meraih Juara 1 Ajang Desa Wisata Nusantara 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Penghargaan tersebut diterima bertepatan dengan peringatan Hari Desa Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Boyolali, pada Rabu (15/1/2026).
Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan warga Desa Melung, tetapi juga menjadi contoh desa wisata berkelanjutan yang dapat direplikasi oleh desa-desa lain di Indonesia, termasuk desa wisata di Banyumas dan sekitarnya.
Desa Melung Banyumas dan Perjalanan Menuju Juara Nasional
Keberhasilan Desa Melung tidak diraih secara instan. Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pagubugan Desa Melung, Timbul Yulianto, menjelaskan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan konsistensi pengelolaan desa wisata.
Desa Melung telah mengikuti ajang Desa Wisata Nusantara sejak tahun 2023. Pada tahun tersebut, Desa Melung berhasil menembus tujuh besar nasional. Selanjutnya, pada tahun 2024, prestasinya meningkat dengan menempati empat besar, hingga akhirnya pada tahun 2025 sukses meraih juara pertama.
Menurut Timbul, kunci utama keberhasilan Desa Melung adalah keberanian mengambil peluang yang belum dimanfaatkan oleh desa lain.
“Sebenarnya lebih kepada kesempatan yang belum diambil orang lain. Jadi, kami coba bagaimana kesempatan itu kami ambil,” ujarnya.
Pendekatan inilah yang membuat Desa Melung mampu tampil berbeda dan unggul di antara ratusan desa wisata lainnya di Indonesia.
Obyek Wisata Pagubugan, Ikon Desa Wisata Melung
Salah satu daya tarik utama Desa Melung adalah Obyek Wisata Pagubugan, yang kini menjadi ikon desa sekaligus magnet wisatawan. Pagubugan merupakan kawasan persawahan berbentuk terasering alami yang membentang indah di kaki Gunung Slamet.
Keunikan Pagubugan terletak pada keberadaan kolam renang alami yang berada tepat di tengah hamparan sawah. Air kolam tersebut bersumber langsung dari mata air pegunungan, sehingga jernih, sejuk, dan ramah lingkungan.
Pemandangan perbukitan hijau dan Gunung Slamet di sisi utara menjadikan kawasan ini sangat fotogenik. Tak heran jika Pagubugan viral di media sosial dan sering dijadikan latar foto oleh wisatawan.
Fasilitas Wisata yang Menyatu dengan Alam
Selain kolam renang alami, kawasan wisata Pagubugan memiliki berbagai fasilitas pendukung yang dirancang tanpa merusak lingkungan, antara lain:
- Jogging track dari bebatuan alami yang mengelilingi area persawahan
- Saluran irigasi tradisional yang tetap berfungsi untuk pertanian
- Area istirahat dan spot foto berbasis lanskap alam
- Jalur pejalan kaki yang ramah keluarga
Dengan luas total mencapai 4,3 hektar, Desa Melung hanya memanfaatkan sekitar 10 persen lahan untuk kegiatan wisata. Sisanya tetap digunakan untuk aktivitas pertanian, sehingga keseimbangan antara wisata dan pertanian tetap terjaga.
Konsep Desa Wisata Berkelanjutan yang Menjadi Kunci Sukses
Keberhasilan Desa Melung sebagai juara Desa Wisata Nusantara 2025 tidak lepas dari penerapan konsep desa wisata berkelanjutan. Desa ini tidak hanya berfokus pada destinasi wisata utama, tetapi juga mengembangkan ekosistem pendukung secara menyeluruh.
Beberapa aspek utama yang dikembangkan meliputi:
- Homestay berbasis masyarakat, sehingga wisatawan dapat merasakan kehidupan desa secara langsung
- UMKM lokal, mulai dari kuliner tradisional hingga produk kerajinan
- Kesenian tradisional Lengger, tarian khas Banyumas yang rutin ditampilkan
- Wisata edukasi pertanian, yang memperkenalkan sistem pertanian tradisional kepada pengunjung
Pendekatan ini membuat Desa Melung tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga pusat edukasi budaya dan lingkungan.
Legalitas dan Tata Kelola Desa Wisata yang Profesional
Aspek legalitas menjadi perhatian serius dalam pengelolaan Desa Wisata Melung. Seluruh kegiatan wisata dikelola secara resmi oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan didukung penuh oleh Pokdarwis.
Pengelolaan wisata didukung oleh:
- Dokumen legalitas yang jelas
- Administrasi pengunjung yang tertata
- Sistem pencatatan keuangan yang transparan
- Program pemeliharaan lingkungan berkelanjutan
Hal ini menjadi nilai tambah dalam penilaian ajang Desa Wisata Nusantara, sekaligus memastikan keberlanjutan wisata dalam jangka panjang.
Dampak Ekonomi Signifikan bagi Desa Melung
Pemanfaatan lahan desa sebagai destinasi wisata terbukti memberikan dampak ekonomi yang sangat signifikan. Timbul Yulianto menjelaskan bahwa jika lahan seluas 4,3 hektar tersebut disewakan kepada masyarakat, desa hanya akan memperoleh pendapatan sekitar Rp10 juta per tahun.
Namun, dengan pengelolaan sebagai kawasan wisata, pendapatan desa meningkat hingga 10–11 kali lipat. Berdasarkan data tahun 2025, Obyek Wisata Pagubugan mampu menghasilkan pendapatan sebesar Rp272 juta.
Pendapatan tersebut digunakan untuk:
- Pengembangan fasilitas wisata
- Pemberdayaan UMKM desa
- Peningkatan kesejahteraan masyarakat
- Program sosial dan lingkungan
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Pilar Utama
Selain peningkatan pendapatan desa, Desa Melung juga menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai prioritas utama. Petani tetap dapat menjalankan aktivitas pertanian seperti biasa, sementara warga lainnya mendapatkan peluang kerja di sektor wisata.
Beberapa bentuk pemberdayaan masyarakat meliputi:
- Tenaga pengelola wisata
- Pengelola homestay
- Pelaku UMKM dan kuliner tradisional
- Seniman dan pelaku budaya lokal
Dengan demikian, desa wisata tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperkuat kohesi sosial masyarakat.
Inspirasi Bagi Pengembangan Desa Wisata di Indonesia
Keberhasilan Desa Melung Banyumas menjadi contoh desa wisata berkelanjutan yang relevan dengan arah pembangunan pariwisata nasional. Pendekatan berbasis masyarakat, pelestarian lingkungan, dan penguatan budaya lokal menjadi fondasi utama yang dapat ditiru oleh desa wisata lain di Indonesia.
Model pengelolaan ini sejalan dengan tren pariwisata modern yang menekankan autentisitas, keberlanjutan, dan pengalaman lokal.
FAQ Seputar Desa Wisata Melung Banyumas
- Di mana lokasi Desa Wisata Melung dan bagaimana aksesnya?
Desa Wisata Melung berada di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Lokasinya dapat ditempuh sekitar 30–45 menit dari pusat Kota Purwokerto dengan akses jalan yang sudah beraspal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. - Apa yang menjadi daya tarik utama Desa Wisata Melung?
Daya tarik utamanya adalah Obyek Wisata Pagubugan, berupa kolam renang alami di tengah hamparan sawah terasering dengan latar perbukitan dan Gunung Slamet. Keunikan inilah yang membuat Desa Melung dikenal luas dan viral di media sosial. - Mengapa Desa Wisata Melung meraih Juara 1 Desa Wisata Nusantara 2025?
Desa Melung unggul karena konsistensi pengelolaan, penerapan konsep desa wisata berkelanjutan, legalitas yang jelas, serta keterlibatan aktif masyarakat melalui BUMDes dan Pokdarwis. - Apa manfaat desa wisata bagi perekonomian Desa Melung?
Pengelolaan wisata memberikan peningkatan pendapatan desa yang signifikan. Pada tahun 2025, sektor wisata menghasilkan Rp272 juta, sekaligus membuka lapangan kerja dan mendukung UMKM serta homestay warga. - Apakah Desa Wisata Melung cocok untuk wisata keluarga dan edukasi?
Ya, Desa Wisata Melung sangat cocok untuk wisata keluarga dan edukasi karena menawarkan suasana alam yang aman, kegiatan pertanian, serta pengenalan budaya lokal khas Banyumas.
Ringkasan Akhir
Desa Melung Banyumas membuktikan bahwa desa wisata berkelanjutan mampu menjadi motor penggerak ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat desa. Dengan memanfaatkan potensi alam secara bijak, melibatkan masyarakat, serta menerapkan tata kelola yang profesional, Desa Melung sukses meraih Juara 1 Desa Wisata Nusantara 2025.
Prestasi ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk mengembangkan pariwisata berbasis komunitas yang berkelanjutan. Desa wisata bukan sekadar destinasi, melainkan jalan menuju kemandirian dan kesejahteraan desa.
Desa Melung adalah bukti bahwa desa bisa mendunia tanpa kehilangan jati diri.
Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman wisata desa yang autentik, berkelanjutan, dan sarat nilai budaya, desa wisata adalah pilihan tepat.
Untuk pengalaman wisata asyik, kunjungi: desawisatakarangmangu
Nikmati keindahan alam, keramahan masyarakat, serta pengalaman wisata yang tak terlupakan.
