Desa Wisata Sumbergondo Batu: Panorama Tiga Gunung, Wisata Edukasi, hingga Petualangan Alam di Lereng Arjuno

Desa Sumbergondo semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata desa yang menawarkan pengalaman alam, edukasi, dan petualangan dalam satu kawasan. Terletak di wilayah Kota Batu yang terkenal sebagai kota wisata pegunungan, desa ini berada di lereng Gunung Arjuno dengan udara sejuk serta panorama alam yang menawan.

Dengan konsep wisata terpadu berbasis alam dan pemberdayaan masyarakat, Desa Sumbergondo berhasil mengintegrasikan berbagai potensi wisata milik warga, desa, hingga sektor swasta. Model ini membuat aktivitas pariwisata tidak hanya menjadi hiburan bagi wisatawan, tetapi juga menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Kepala Desa Sumbergondo, Hadi Purwanto, menjelaskan bahwa pengelolaan desa wisata dilakukan secara kolaboratif melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Menurutnya, seluruh potensi wisata di desa dikemas dalam satu konsep yang saling terhubung sehingga wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas dalam satu kawasan.

Konsep Desa Wisata Terpadu yang Menggerakkan Ekonomi Warga

Pengembangan desa wisata di Sumbergondo tidak berdiri sendiri. Pemerintah desa mengintegrasikan berbagai destinasi wisata, baik yang dikelola masyarakat maupun pihak swasta, dalam satu paket wisata desa.

Konsep ini memberikan manfaat ganda:

  • wisatawan mendapatkan pengalaman lengkap
  • masyarakat mendapatkan peluang ekonomi baru

Pengelolaan wisata dilakukan melalui BUMDes yang berfungsi sebagai koordinator berbagai kegiatan wisata. Dengan cara ini, aktivitas pariwisata dapat berkembang tanpa menghilangkan peran masyarakat sebagai pelaku utama.

Pendekatan ini juga membuat ekonomi desa bergerak secara alami, mulai dari usaha kuliner, jasa wisata, hingga penyediaan penginapan atau cottage.

Sawah Genting: Panggung Alam dengan Panorama Tiga Gunung

Salah satu ikon wisata di Desa Sumbergondo adalah kawasan Sawah Genting. Tempat ini berupa panggung terbuka yang berada di tengah hamparan sawah hijau dengan latar belakang tiga gunung besar di Jawa Timur, yaitu:

  • Gunung Arjuno
  • Gunung Semeru
  • Gunung Panderman

Panorama tiga gunung ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin menikmati pemandangan alam yang spektakuler.

Sawah Genting juga sering digunakan untuk berbagai kegiatan, seperti:

  • event komunitas
  • festival kuliner
  • pertunjukan seni budaya
  • edukasi pertanian organik

Kombinasi antara lanskap pertanian dan panorama pegunungan menjadikan tempat ini sangat populer untuk aktivitas fotografi maupun wisata keluarga.

D’Kopi Sabin: Kafe Sawah dengan Konsep Edukasi Agrowisata

Destinasi lain yang tidak kalah menarik adalah D’Kopi Sabin, sebuah kafe yang mengusung konsep agrowisata.

Tempat ini menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung karena menggabungkan beberapa fasilitas sekaligus, seperti:

  • kafe bernuansa persawahan
  • wisata edukasi pertanian
  • butik buah
  • kolam renang
  • wahana permainan keluarga

Menariknya, D’Kopi Sabin merupakan usaha swasta yang berdiri di atas tanah milik desa melalui skema kerja sama pemanfaatan (KSP). Model kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana desa dan sektor swasta dapat bekerja sama secara saling menguntungkan.

Dengan konsep tersebut, wisatawan dapat menikmati suasana alam pedesaan sekaligus mendapatkan pengalaman edukatif mengenai pertanian.

Wisata Petik Apel dan Kebun Hortensia Milik Warga

Sebagai bagian dari wilayah agrowisata di Kota Batu, Desa Sumbergondo juga memiliki wisata petik apel yang dikelola langsung oleh warga.

Aktivitas ini memberikan pengalaman unik bagi wisatawan, karena mereka dapat:

  • memetik buah langsung dari pohon
  • belajar tentang budidaya apel
  • menikmati suasana kebun yang alami

Selain kebun apel, terdapat pula kebun hortensia yang menjadi lokasi favorit untuk berburu foto. Bunga hortensia dengan warna cerah menciptakan lanskap visual yang menarik, terutama bagi wisatawan yang gemar berburu spot foto alami.

Kehadiran wisata berbasis pertanian ini memperkuat identitas Sumbergondo sebagai desa wisata berbasis agro.

Wisata Edukasi Sampah: Kampanye Lingkungan Berbasis Desa

Tidak hanya menawarkan wisata alam, Desa Sumbergondo juga mengembangkan program Wisata Edukasi Sampah.

Program ini bertujuan untuk:

  • mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah
  • mengajarkan teknik pengolahan sampah mandiri
  • mendorong kreativitas dalam daur ulang

Kegiatan ini biasanya diikuti oleh:

  • pelajar
  • komunitas lingkungan
  • kelompok masyarakat

Melalui program ini, wisata tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang kelestarian lingkungan.

Agrowisata Center Point: Pusat Aktivitas Wisata Desa

Untuk memudahkan wisatawan menjelajahi berbagai destinasi di desa, pemerintah desa tengah mengembangkan Agrowisata Center Point.

Kawasan ini dirancang sebagai pusat aktivitas wisata yang memiliki berbagai fungsi, antara lain:

  • rest area bagi wisatawan
  • area camping keluarga
  • lokasi kegiatan outbound
  • pusat informasi wisata

Keberadaan center point ini diharapkan memudahkan wisatawan dalam menentukan rute perjalanan sekaligus menjadi titik kumpul bagi berbagai aktivitas wisata.

Jalur Off Road dan Hiking di Lereng Arjuno

Bagi pecinta petualangan alam, Desa Sumbergondo juga memiliki berbagai jalur eksplorasi alam yang menarik.

Salah satunya adalah jalur off road di kawasan Gunung Pucung dan Bukit Pusung Lading. Kawasan ini memiliki lanskap lembah unik yang menyerupai bilah keris sehingga sangat menarik untuk aktivitas trekking dan fotografi.

Selain itu, desa ini juga mengembangkan jalur Hiking Gelagah Wangi yang direncanakan menjadi pintu pendakian resmi menuju Gunung Arjuno.

Jika rencana ini terealisasi, Desa Sumbergondo berpotensi menjadi salah satu gerbang penting bagi para pendaki gunung di Jawa Timur.

Kafe Perkebunan yang Digemari Wisatawan Muda

Selain wisata alam, Desa Sumbergondo juga diramaikan oleh berbagai kafe bernuansa perkebunan.

Beberapa yang cukup populer antara lain:

  • D’Goendoe Cafe
  • New Botanical Cafe

Kedua tempat ini menawarkan konsep kafe modern yang berpadu dengan suasana kebun apel dan udara pegunungan yang sejuk. Konsep tersebut sangat diminati wisatawan muda yang ingin bersantai sambil menikmati pemandangan alam.

Dampak Desa Wisata terhadap Pendapatan Masyarakat

Perkembangan Desa Wisata Sumbergondo memberikan dampak nyata terhadap ekonomi masyarakat.

Ketika aktivitas wisata meningkat, berbagai peluang usaha baru juga muncul, seperti:

  • warung kuliner
  • jasa pemandu wisata
  • penyewaan kendaraan wisata
  • penginapan atau cottage

Dengan demikian, pariwisata tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga membantu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Dukungan Pemerintah Kota Batu untuk Desa Wisata

Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata juga memberikan dukungan terhadap pengembangan Desa Wisata Sumbergondo.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung promosi dan pemasaran desa wisata agar semakin dikenal oleh wisatawan.

Selain promosi, pemerintah juga akan terus melakukan pendampingan dalam hal:

  • pengembangan SDM pariwisata
  • peningkatan infrastruktur
  • penguatan branding destinasi

Sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kota diharapkan mampu memperkuat posisi Sumbergondo sebagai destinasi unggulan di kawasan wisata Batu.

FAQ Seputar Desa Wisata Sumbergondo

  • Di mana lokasi Desa Wisata Sumbergondo?
    Desa ini berada di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, tepat di lereng Gunung Arjuno.
  • Apa saja wisata unggulan di Desa Sumbergondo?
    Beberapa wisata unggulan meliputi Sawah Genting, D’Kopi Sabin, wisata petik apel, kebun hortensia, jalur off road Gunung Pucung, serta Hiking Gelagah Wangi.
  • Apakah Desa Sumbergondo cocok untuk wisata keluarga?
    Ya. Desa ini memiliki berbagai aktivitas wisata yang cocok untuk keluarga seperti agrowisata, edukasi pertanian, camping, hingga wisata kuliner.
  • Apakah ada wisata edukasi di Desa Sumbergondo?
    Ada. Salah satunya adalah Wisata Edukasi Sampah yang mengajarkan pengolahan sampah kreatif bagi pelajar dan komunitas.
  • Kapan waktu terbaik berkunjung ke Desa Sumbergondo?
    Waktu terbaik adalah pagi hingga sore hari ketika udara pegunungan masih sejuk dan panorama tiga gunung terlihat jelas.

Ringkasan

Desa Wisata Sumbergondo di Kota Batu merupakan contoh desa wisata yang berhasil mengintegrasikan potensi alam, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu konsep wisata terpadu. Dengan panorama tiga gunung, wisata petik apel, kafe bernuansa sawah, hingga jalur petualangan alam, desa ini menawarkan pengalaman wisata yang lengkap bagi berbagai kalangan.

Pengelolaan wisata yang melibatkan masyarakat melalui BUMDes juga memberikan dampak ekonomi positif bagi warga desa. Dukungan pemerintah daerah serta kolaborasi dengan sektor swasta semakin memperkuat posisi desa ini sebagai destinasi wisata unggulan di kawasan Batu.

Dengan berbagai potensi tersebut, Desa Sumbergondo menjadi contoh nyata bagaimana desa dapat berkembang melalui pariwisata berbasis komunitas dan kelestarian alam.

Ingin merasakan pengalaman wisata desa yang seru dan edukatif?
Jangan lewatkan kesempatan menjelajahi berbagai destinasi desa wisata menarik di Indonesia. Untuk referensi dan inspirasi perjalanan lainnya, kunjungi desawisatakarangmangu.com dan temukan pengalaman wisata desa yang tak kalah menarik.

Sumber: https://sudutkota.id/sejuk-lereng-arjuno-sumbergondo-tawarkan-paket-wisata-alam-edukasi-terpadu-hingga-center-poin-terintegrasi/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top